Sabtu, 21 Mei 2016

Rumah Menghadap Ke Barat


Posisi rumah menghadap barat biasanya memiliki kelemahan karena menghadang panas matahari. Tenang, ada triknya!
Anda memang Namun, tak perlu berkecil hati karena dengan penanganan tepat rumah akan tetap nyaman ditinggali. Berikut empat trik yang bisa Anda praktekkan:
Minimalisasi bukaan
Cara paling baik bila rumah menghadap barat adalah dengan meminimalkan bukaan dan memperbanyak dinding masif. Tujuannya agar sinar matahari dengan panasnya tak leluasa masuk rumah.
Namun, banyak memakai dinding masif akan mempengaruhi nilai estetis sebuah rumah. Kesannya pun akan monoton dan membosankan.
Menurut Chandra, konsultan Drada 99 Architects, langkah yang bisa dilakukan agar tak membosankan adalah dengan memainkan bidang dinding, memperhatikan komposisi bangunan, serta mengubahfinishing bukaan dengan material selain kaca.
Secondary skin
Prinsip menggunakan secondary skin sebenarnya sama seperti pohon. Hanya saja, ini adalah benda mati.
Menurut arsitek Bambang Soesatyo ST, fungsi secondary skin untuk menghalangi sinar matahari langsung bersentuhan dengan dinding. Selain itu, banyak keunggulan bisa dihadirkan lewat secondary skin, khususnya berkaitan dengan bentuk atau tampilan depan bangunan.
Bentuk standar sampai tak beraturan bisa ditempelkan mempercantik wajah rumah. Material yang digunakan tidak terbatas dapat berupa stiker kaca, riben, oneway, sparta atau blind untuk pemasangan ini silahkan menghubungi Bpk. Risdi di 085643228725 
Blog nya di
http://stiker-kaca.blogspot.com/
Mainkan vegetasi
Cara ini termasuk paling ramah dan simpel. Yang perlu diperhatikan, menurut arsitek Megawati Rahmat ST, adalah jenis tanaman apa yang cocok di halaman rumah dengan luas terbatas. Jangan sampai masalah panas teratasi tetapi fondasi bangunan terancam pertumbuhan akar pohon. Untuk itu, pilihlah jenis tanaman yang cocok seperti Ketapang Kencana atau Pagoda Tree.
Bermain warna
Cara keempat adalah memilih warna terang atau putih. Warna ini dapat memantulkan panas, berbeda dengan warna gelap yang akan menyimpan panas.
Arsitek Novan Agus S menyarankan, sebaiknya hindari pemilihan warna memakai warna-warna menyilaukan pandangan atau menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain (Kompas)