Sabtu, 21 Mei 2016

Stiker Kaca dan Kaca Film Riben

Rumah yang memiliki banyak bukaan, seperti jendela, ventilasi, dan lainnya mendapat lebih banyak sinar matahari. Dengan banyaknya cahaya matahari yang masuk di pagi hingga sore hari, akan mengurangi pemakaian lampu, dan otomatis mengurangi pemborosan energi. Namun, terlalu banyak cahaya matahari yang masuk ke rumah juga tidak terlalu baik karena bisa membuat suhu di dalam rumah menjadi lebih panas, membuat kita menyalakan pendingin ruangan, dan di akhir justru tidak menghemat energi.
Solusi untuk mengatasi cahaya matahari yang berlebihan masuk adalah dengan memasang penutup seperti misalnya Secondary Skin. Secondary Skin pada awalnya dibuat untuk mengurangi intensitas cahaya dan panas sinar matahari yang terlalu banyak masuk ke dalam rumah. Seiring dengan perkembangan zaman, kini Secondary Skin memiliki fungsi tambahan, yaitu mempercantik tampilan rumah.
Secondary Skin bisa berupa stiker kaca, kaca film riben, sparta, oneway, pemilihan materialnya, coraknya disesuaikan dengan konsep fasad rumah, dan berbagai aspek lainnya. Karena Secondary Skin permanen tidak bisa dipindah atau diubah jika sudah mulai dipasang. 
Bila rumah  menghadap ke arah timur, utara maupun selatan, sebetulnya Secondary Skin tidak terlalu dibutuhkan. Karena rumah yang menghadap ke arah timur, utara maupun selatan tidak menerima cahaya matahari sore dengan berlebihan. Secondary skin lebih disarankan untuk dipasang pada rumah yang menghadap barat, karena rumah seperti ini menerima terlalu banyak cahaya matahari dan angin.
Posisi secondary Skin biasanya ditempel di jendela atau pintu kaca, karena fungsi utamanya memang menyaring cahaya dan udara. Saat memasang Kaca Film Riben, tentukan intensitas kecerahannya ada yang 20%, 40%, 60%, dan 80 %. Ini dimaksudkan agar sesuai dengan kebutuhan anda dan selera.
Kini, dengan kehadiran stiker kaca,  tidak perlu lagi khawatir cahaya matahari masuk ke dalam rumah secara berlebihan.
Minat Memasang Stiker Kaca, Kunjungi